PekerjaanTips Bisnis

Rahasia Cara Memulai dan Mengembangkan Usaha Agribisnis

FFNesia.com – Sebelum mempelajari cara memulai dan mengembangkan usaha agribisnis alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu agribisnis, dikutip jurnal intrepeneur agribisnis ialah usaha bisnis yang bergerak di bidang pertanian dan bidang lainya yang mendukung seperti pertenakan, perikanan, dan perkebunan.

Di Negara Indonesia bisnis ukm bidang agribisnis bisa dibilang sangat menyakinkan dan menjajinkan keuntungan bisa dibilang  tidak sedikit, dan jika kamu bertanya tentang modal, sebaiknya mulailah usaha ini dengan modal yang kecil terlebih dahulu, kemudian pelajari konsep usaha agribisnis.

1. Tentukan rencana bisnis

Langkah yang pertama kamu harus menentukan rencana bisnismu terlebih dahulu, mulai dari modal, lahan, bibit, dan lain sebagainya, sebaiknya rencanakan usaha bisnis ini dengan baik dan benar, karena ini akan menentukan hasil yang akan kamu dapatkan nanti.

2. Pelajarilah konsep pertanian

Jika ada orang tua, saudara, atau temanmu yang berjalan dibidang ini, kamu tentu akan mudah mempelajarinya langsung dari mereka, karena kemungkinan besar mereka sudah memiliki banyak pengalaman dalam bidang ini,  tidak semua jenis tanaman perlu kamu pelajari , kamu hanya perlu memperhatikan tempat atau lahan yang akan kamu gunakan untuk menjalankan usaha agrobisnis, setelah itu kamu bisa menyesuaikan jenis tanaman yang cocok untuk lahanmu, ini merupakan salah satu langkah yang penting dalam memulai usaha bidang agribisnis, saat kamu belajar bertani kamu juga harus siap dengan trial and error.

Baca Juga:  5 Strategi Membentuk Tim Kerja Yang Baik

4. Menggunakan media tanaman yang mudah dan unik

Jika kamu belum mempunyai lahan dan modal yang banyak untuk usaha agribisnismu, ada satu solusi yang sangat mudah dan perlu kamu coba yaitu dengan menggunakan media tanam kekinian, contohnya seperti polybag, pipa, gelas plastic atau gelas bekas, botol bekas dan lain sebagainya, tentu dengan cara ini kamu tidak perlu mengeluarkan modal yang terlalu banyak, benar bukan? Salah satu contoh cara yang bisa lakukan yaitu, menanam sayur di dalam polybag atau botol bekas, kemudian gantunglah dipohon sekitar rumahmu.

5. Rencanakan pemasaran dan penjualan

Ketika kamu sudah bisa menghasilkan produk,  kamu bisa memulai menjualnya, dan tentunya kamu harus mempertimbangkan terlebih dahulu antara penawaran dan permintaan, selanjutnya kamu harus putuskan berapa harga pasar untuk menjual produkmu.

6. Mengatur keuangan bisnis.

Bisnis ukm agrobisnis akan bisa berkembang dari skala kecil menjadi skala yang besar apabila kamu bisa mengelola keuangan dengan baik dan benar, dan ini akan berpangaruh pada masa depan bisnismu, kamu bisa menggunakan aplikasi atau software akuntansi untuk mengatur keuangan bisnis, karena ini akan membuatmu lebih mudah untuk mengatur keuangan bisnis ukm agribisnis.

Sekian semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

FFnesia Media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker